Kamis, 26 April 2012

BAB 1 HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA



Standar kompetensi
1. Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Kompetensi Dasar
1.4.  Menunjukkan semangat kebangsaan, nasionalisme dan patriotism dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
A. Tujuan Kegiatan Pembelajaran
1.     Mendeskripsikan makna nasionalisme.
2.     Mendeskripsikan makna  patriotisme.
3.     Menguraikan macam-macam perwujudan nasionalisme dalam kehidupan.
4.     Menunjukkan contoh perilaku yang sesuai dengan semangat kebangsaan.
5.     Menunjukkan sikap positif terhadap patriotisme Indonesia pada era reformasi.
B.  Materi Pokok
1.     Makna Nsionalisme.
2.     Makna Patriotisme.
3.     Macam-macam perwujudan  nasionalisme dalam kehidupan.
4.     Tata cara penerapan nasionalisme dan patriotism dalam kehidupan.
C.  Uraian Materi Pokok
v Makna Nasionalisme
Makna nsionalisme adalah kesadaran akan semangat cinta tanah air, memiliki rasa kebangsaan, memelihara kehormatan bangsa. Nasionalisme juga memiliki makna persatuan dan kesatuan. 
Nasionalisme, adalah paham yang menciptakan dan mempertahankan  kedaulatan sebuah Negara (nation). 
Nasionalisme adalah sikap mental dan tingkah laku individu atau masyarakat  untuk menunjukkan adanya loyalitas atau pengabdian  yang tinggi terhadap bangsa dan negaranya tanpa membedakan etnis, ras, agama, dan golongan.
Pemahaman tentang nasionalisme dapat dibedakan yaitu :
1.     Nasionalisme dalam arti sempit
Adalah perasaan kebanggaan terhadap bangsanya yang berlebihan sehingga bangsa lain dipandang lebih rendah, paham seperti ini disebut chauvinisme. Contoh di Italia (B. Mussolini), Jepang (Tenno Haika), Jerman ( Adolf Hitler).
2.     Nasionalisme dalam arti luas
Adalah perasaan cinta dan bangga terhadap tanah air dan bangsanya dengan tetap menghormati  bangsa lain, karena merasa sebagai bagian dari  bangsa lain di dunia.  Contoh nasionalisme menjaga keseimbangan lingkungan, membayar pajak, siskamling, dll.
v Makna Patriotisme
Patriotisme merupakan sifat kepahlawanan, sikap gagah berani, cinta tanah air, pantang menyerah dan rela berkorban jiwa, raga, dan harta demi bangsa dan Negara.  Semangat cinta tanah air atau patriotisme ini  dapat dilaksanakan baik pada masa darurat perang atau masa damai.  Contoh bertempur di medan perang, menyumbang harta saat perang, menjadi sukarelawan untuk menolong korban terluka disaat perang, menegakkan hukum dan kebenaran, memberantas kebodohan melalui pendidikan, dll
v Macam-macam Perwujudan  nasionalisme dalam Kehidupan
Semangat nasionalisme atau kebangsaan dapat diterapkan dilingkungan keluarga, sekolah, masyarakat. Contohnya kerja keras, mengejar prestasi, membayar pajak, taat hokum, gotong royong, ikhlas dalam membantu musibah, jujur, bertanggung jawab dalam mengemban amanah,  belajar dan bekerja tepat waktu, selalu mengambil inisiatif dalam kebaikan, dll
v Tata cara penerapan nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan
Penrapan sikap patritisme juga dapat dilakukan diberbagai bidang kehidupan karena inti dari patriotisme adalah semangat cinta tanah air.  Untuk dapat menerapkan sikap patriotisme adalah harus ada kesadaran untuk mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan golongan.
v Istilah-istilah lain :
·        Jingoisme, adalah semangat yang berkobar-kobar untuk berperang melawan bangsa lain.
·        Chauvinisme, yaitu mengagungkan bangsa sendiri dan merendahkan  martabat bangsa lain.
·        Imperialisme, adalah berperang dengan bangsa lain dengan mendatangai, menaklukkan, menguasai, memerintah serta menjajah bangsa lain.
·        Internasionalisme, adalah sikap menghargai bangsa lain dan menyelenggarakan pemerintahan sendiri untuk kepentingan sendiri dengan tidak meremehkan bangsa lain.
·        Universalisme, adalah Suatu bangsa merupakan bagian dari bangsa didunia, sehingga apapun yang terjadi didunia dapat membawa pengaruh bagi dirinya (bangsa, negaranya).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar